BRSAMPK Paramita di Mataram mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015

Kepala BRSAMPK “Paramita” di Mataram, I Ketut Supena, menerima kedatangan auditor eksternal yang berasal dari Equal Assurance Surabaya yang akan melakukan kegiatan Surveillance pertama. Kamis, (05/03/2020).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui progres atas hal-hal yang direkomendasikan oleh tim auditor untuk pada tahun sebelumnya telah dilengkapi atau belum. Hal ini juga sebagai kegiatan evaluasi untuk perbaikan balai ke arah yang lebih baik dan diharapkan mampu menjadi Lembaga Pelayanan Rehabilitasi Sosial bertaraf Internasional.

Diawali dengan opening meeting pada pukul 08.45 yang dihadiri oleh seluruh pegawai Balai Anak “Paramita”, Supena membuka kegiatan Surveillance ISO pertama dengan memperkenalkan Balai Anak “Paramita” kepada auditor dengan mengatakan, “kami akan menjadikan balai Paramita ini sebagai wadah generasi muda untuk mandiri dan berpikir maju ke depan. Sesuai dengan slogan yang ingin kami wujudkan yakni Anda Baper dan Bete datang ke Paramita yakni Anak Muda Bawa Perubahan dengan Bee Entrepreneurship. Ternak lebah kelihatannya memang sepele, namun dengan ini kita mampu mencetak generasi muda yang kreatif, mandiri dan berdayajuang tinggi untuk dapat merubah masa depannya. Ketika dewasa nanti ketika mereka memutuskan untuk menjadi pengusaha lebah maka tidak sedikit omset yang akan mereka hasilkan setiap bulannya.”

Den Ardani mengatakan, “Pernyataan yang diucapakan oleh Kepala Balai tersebut menandakan bahwa Paramita bukan hanya sebagai balai rehabilitasi sosial, namun juga sebagai wadah generasi muda mengembangkan bakat dan potensinya di Paramita, karena banyak hal yang dapat dilakukan di Paramita. Banyak kegiatan positif yang dapat diikuti oleh seluruh penerima manfaat di dalam balai, bukan hanya terapi fisik, psikologis, mental spiritual saja melainkan juga terapi Livelihoodnya. Memang bukan menjadi prioritas atau tujuan utama bagi anak, namun dengan entrepreneurship anak menjadi lebih mandiri dan tujuan utama Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial yang menjadi Balai Rehabilitasi Sosial – Kemensos RI sebagai lembaga rehabilitasi sosial lanjut untuk mengubah perilaku Penerima Manfaat dapat terwujud.”

Setelah mengikuti opening meeting seluruh pegawai diinstruksikan untuk kembali ke ruang kerja masing-masing dan melanjutkan pekerjaan mereka sesuai dengan tupoksinya. Selanjutnya tim auditor akan menuju ke ruang kerja masing-masing pegawai untuk menanyakan perihal teknis dan hal-hal yang dinilai kurang dalam pelaksanaan pelayanan rehabilitasi sosial bagi penerima manfaat maupun dalam melakukan pelayanan publik bagi masyarakat.

Setelah tim auditor melaksanakan tugasnya untuk melakukan wawancara dan juga observasi kepada seluruh pegawai yang ada di dalam Balai, seluruh pegawai di instruksikan untuk kembali kedalam ruang rapat untuk mengikuti closing meeting serta membahas rekomendasi yang dikeluarkan oleh tim auditor pasca melakukan wawancara dan observasi di masing-masing seksi. Hasil akhir yang didapatkan adalah Balai Anak “Paramita” berhasil mempertahankan sertifikat ISO 9001:2015 dan kedepannya kepala balai mengharapkan seluruh pegawai mampu memperbaiki hal-hal yang telah direkomendasikan oleh tim auditor. (Tri Juliani)

https://gemilangnews.com/2020/03/05/brsampk-paramita-di-mataram-mempertahankan-sertifikat-iso-90012015/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *